Scrum Jakarta – Chapter CiKemPon 2nd Meetup

Scrum Jakarta CiKemPon 2nd Meetup

Dear #scrum enthusiast around Cilandak – Kemang – Pondok Indah – etc,

After successfully run the 1st meetup, we will have another one!

On our 2nd meetup, we will discuss why Scrum does not work in Indonesia. We will discover all blockers, challenges, etc from those who currently struggling and face the problem every day, with Rudy Rahadian from XL Axiata & Asep Roni Setiawan from Bank Danamon. Recommended for Scrum Master.

There will be an open space to discuss and share what action items, tips, etc that probably helps.

RSVP here: https://www.facebook.com/events/128908987830036/

Host: HappyFresh

TEDxJakarta Berkebun di Kebun Kumara #TEDxGlobalDay

Berkebun urban di Kebun Kumara

Dalam rangka turut ikut serta dalam TEDxGlobalDay, Minggu lalu (23/9) TEDxJakarta bermain-main ke salah satu urban farm bernama Kebun Kumara.

Berlokasi di area perkemahan/taman/area wisata Situ Gintung, Kebun Kumara menghadirkan pengalaman berbeda dari berkebun yang biasa dilakukan. Dengan mengutamakan prinsip permakultur, yaitu menanam dan mengkondisikan kebun sebagaimana alam bekerja, kami diajak untuk tidak hanya menanam, tapi juga memahami prinsip bagaimana tanaman itu bisa tumbuh dan berkembang.

Pengenalan permakultur di Kebun Kumara oleh Dhira

Pengenalan permakultur di Kebun Kumara oleh Sandra

Nah, dapat dilihat prinsip-prinsip permakultur yang ada di atas. Sejujurnya saya sendiri belum memahami dengan cukup dalam apa itu permakultur. Yang sedikit dapat saya tangkap pada prinsip utamanya adalah:

  1. Peduli terhadap bumi
    Dalam menanam hendaknya peduli tidak hanya terhadap tanamannya, tetapi juga terhadap lingkungan. Misal: apa saja waste yang dihasilkan, bagaimana kita bisa memanfaatkan waste tersebut agar menjadi sesuatu yang dapat dipergunakan kembali untuk menjaga alam seperti membuat kompos, dll.
  2. Peduli terhadap manusia
    Dalam menanam dan membuat kebun hendaknya peduli dengan bagaimana manusia di sekitarnya. Bagaimana manusia dapat mudah berinteraksi dengan kebun tersebut. Bagaimana hasil kebun tersebut dapat bermanfaat terhadap kelangsungan hidup seorang manusia.
  3. Fair share (prinsip keadilan)
    Yap, ini yang paling susah dipahami. Kita harus adil. Misal ada tanaman yang diserang ulat, itu bukan berarti ulat tersebut harus kita basmi. Pahami bahwa daun yang dimakan itu ya rejeki dari ulat tersebut. Ada banyak tikus? bukan hama, itu adalah makanan daripada ular. Ya, menjaga hasil kebun itu penting, tapi kita harus paham bahwasanya kita adalah bagian dari ekosistem yang harus tetap dapat menjaga kondisi keseimbangan.

Setelah pengenalan, kami langsung diajak untuk mencoba praktek membuat kompos. Seru banget! ternyata membuat kompos itu tidak terlalu sulit lho teman-teman. Kita hanya benar benar harus memilah dan mengumpulkan sampah organik, dan cukup biarkan saja.

Prosesnya memang cukup memakan waktu yang beragam, tergantung bagaimana kita pintar mengatur takaran sampahnya. Kalau tidak salah aturannya adalah perbandingan 3(Karbon):1(Nitrogen). Karbon untuk sampah-sampah kering, dan Nitrogen itu untuk sampah-sampah busuk atau basah.

Benar-benar cukup biarkan saja, berikan cahaya dan kelembaban yang cukup agar bakteri (mikroorganisme) dapat berkembang dengan baik. Lalu lakukan pengadukan sampah tersebut setiap hari agar udara dapat bersirkulasi dengan baik. Dan voila! jadi!, tinggal diayak ambil bagian halusnya seperti yang saya lakukan di bawah ini.

Membuat kompos di Kebun Kumara

Selanjutnya kami diperkenalkan dengan Ecobricks. Apa itu Ecobricks? dapat dilihat pada tautan ini: Ecobricks. Pada intinya, gunakan sampah plastik teman-teman untuk mengisi sebuah botol, sampai penuh banget tanpa tersisa udara sedikitpun. Dan botol tersebut dapat disusun untuk membuat struktur atau material pengganti material keras seperti batu bata atau katu yang dapat digunakan untuk membuat banyak benda atau menyusun bangunan.

Mengapa plastik? ya gak usah dijelasin lagi kali ya? karena plastik itu musuh alam, gak bisa diurai, dan hanya akan merusak alam jika dibiarkan begitu lama.

Diskusi Ecobricks di Kebun Kumara

Diskusi Ecobricks di Kebun Kumara (2)

Selanjutnya workshop kami ditutup dengan rangkaian kegiatan utama, berkebun! (yeay).

Menebar benih di Kebun Kumara

Membuat benih dengan media cangkang telur

Menanam melon dan anggur di Kebun Kumara

Capek! tapi seru banget deh beneran!. Kita diajak mengenal jenis-jenis tanaman dan benar-benar praktek langsung dari pembuatan media tanamnya (kompos) sampai langsung menanamnya. Terima kasih banyak ya Kebun Kumara, Dhira, Sandra, dan Prof Yono, udah mau kita rusuh-rusuhin nih. Semoga habis ini bisa kita praktekkan langsung di rumah.

Btw, Kebun Kumara ini open for public lho buat teman-teman yang mau belajar juga. Langsung kepoin instagramnya atau datangi langsung ke tempatnya aja ya, senin-sabtu aja tapi.

Yuk mari mulai berkebun lagi!

2nd Product Tank Jakarta Meetup

In this meetup, i’ll share how communication from product goal should be built and derived into team then into personal team goal, and how it should be connected to people outside the team in order to managed our user and customer expectation.

Let’s meetup!

RSVP here: https://www.eventbrite.com/e/product-tank-jakarta-tickets-37936732789

Yin dan Yang

Tidak ada manusia yang sempurna 100%.

Pasti ada hal baik yang diiringi dengan hal buruk. Dan sebaliknya, ada hal buruk yang diikuti dengan hal baik.

  • Yang tampan/cantik, mungkin akan lebih membuat kita insecure karena punya kecenderungan untuk memikat lawan jenis
  • Yang jelek, mungkin akan lebih setia karena tidak punya pilihan lain
  • Yang setia, mungkin akan lebih protektif
  • Yang cuek, mungkin akan lebih bisa kasih greget dan rasa penasaran, gak hambar
  • Yang sabar, mungkin akan bikin kesel karena ya gitu aja, kaya gak keliatan punya intensi terhadap sesuatu
  • Yang tempramental, mungkin akan sangat berani untuk stand up kalau ada yang mengganggu pasangannya maupun hubungannya
  • Yang suka olahraga, mungkin akan keliatan lebih dekil, apalagi yang suka olahraga outdoor
  • Yang suka musik, mungkin akan menomorduakan pasangannya ketimbang kebiasaan bermusiknya
  • Yang suka baca buku, mungkin akan terlihat sok pintar, padahal memang pengetahuannya luas
  • Yang gak suka musik, olahraga, dan baca buku, mungkin gak menarik orangnya
  • Yang straightforward dan jujur, mungkin omongannya kadang akan suka gak ngenakin
  • Yang suka ngerayu dan berbelit-belit, mungkin gak semua omongannya benar alias “manis di bibir”
  • Yang pintar, mungkin jadi orang yang pembantah, gak mudah percaya sesuatu, bawaannya selalu mau challenge pendapat orang berdasarkan pengetahuan yang dia punya, tapi dia tidak mudah dibohongi
  • Yang bodoh, mungkin akan jauh lebih penurut
  • Yang pekerja keras, mungkin akan jauh lebih bisa diandalkan tapi tidak punya banyak waktu
  • Yang santai, mungkin lebih asik diajak bergaul dan menjalani hubungan tapi bisa jadi gak punya masa depan
  • Yang ambisius, mungkin punya goal untuk dituju, sehingga ia bisa fokus
  • Yang bisa ada setiap saat, mungkin emang karena gak punya kerjaan lain

Sesuatu hadir untuk menjadi penyeimbang sesuatu yang lain layaknya Yin dan Yang. Pilihan untuk melihat dari sisi negatif atau positif, ada di tangan Anda.

Pada akhirnya hidup di dunia bukan untuk menjadi dan mencari kesempurnaan. Tapi bagaimana kita bisa menjadi manusia yang mau bersabar, bersyukur, dan mengimprove diri setiap saat.

Banyak Doa Aja

Finally site ini kembali,

Setelah tempo hari kena hack, direstore, kena hack lagi, restore lagi, kena hack lagi. Entah para hacker-hacker kroco itu seneng banget ngerjain gw.

Padahal:

  1. WordPress udah update terus
  2. Themes udah update terus
  3. Plugin udah update terus
  4. Vaultpress aktif membackup

Mungkin provider host-nya kali yah yang gak secure. Akhirnya cabut deh dari Ne*hoster (sebenernya cs-nya kurang, dulu jaman kuliah taunya ini lalu mager untuk pindah provider).

Ternyata: themes gw disisipin malware, jadi pas Vaultpress nge-restore file gw, balik lagi tuh file yang jadi kunci gerbang mereka ke site ini.

Pelajaran yang bisa diambil:

  1. Tetap lakuin semua “padahal” yang gw lakuin di atas
  2. Once kena hack, baiknya remove all template/themes dan plugin, terus install lagi, jaga-jaga kalau ada malware yang disisipin ke file template/themes dan plugin tersebut, dan ikut ke-backup

Terakhir, banyak doa aja, mungkin lo punya salah sama orang, dan orang itu gak ridho, dan doain yang enggak-enggak misalnya “gw doain blognya mati”.