Lingkungan Baru, Gaya Kerja Baru, Ernst & Young

EY

Sebenarnya bukan di bagian Mail and Deliveries..
Kebetulan belum sempat foto bagian yang background-nya hanya tulisan Ernst & Young.

Dan seharusnya ini dipost pada tanggal sekian belas Juli lalu. Entah kenapa jadi terbengkalai dan selalu tertunda postnya. Maafkan kelalaian saya teman-teman sekalian. :)

Ini merupakan perjalanan saya berikutnya. Perjalanan mengisi waktu liburan sekaligus mengisi mata kuliah Kerja Praktik yang dinilai langsung nanti oleh kampus dan masuk penilaian SKS.

Sekaligus mengisi target cita-cita saya untuk bisa bekerja di minimal 3 perusahaan multinasional sebelum lulus kuliah, dengan total masa kerja 2 tahun, impiannya sih begitu..

Lulusnya kapan? insyaAllah 5 tahun.
Kok lama? makanya punya target pengalaman kerja sebelum lulus selama 2 tahun. Jadinya 5 – 2 = 3 tahun saja yang saya habiskan buat kuliah. Cepat bukan? *plak*

Kembali ke Ernst & Young..
Saya disini ditempatkan pada divisi IT-OSS, CBS (IT On Site Services, Core Business Services). Tugas pokoknya secara simple adalah memberikan pelayanan IT kepada users, dalam hal ini seluruh karyawan yang ada di EY. Itu baru secara umum, secara khususnya saya beserta 2 teman saya lainnya (dari UI juga, Fasilkom juga) fokus ditugaskan pada proyek migrasi sistem operasi GCL5, yang kalau dijelaskan panjang lebar saya tidak tahu apakah ini diperbolehkan. Jadi intinya begitu yah manteman.

Disini saya belajar bahwa skill dan kreativitas saja itu masih belum cukup untuk berada di dunia kerja. Ketelitian, ketekunan, dan ketahanan kerja itu juga harus kita miliki apalagi kita berada pada fungsi kerja sebagai penyedia jasa. Jika dibandingkan dengan waktu di Yahoo!, di EY ini menurut saya berbeda 180 derajat dalam hal irama dan cara kerja. Saat di Yahoo! dulu, saya lebih banyak memforsir otak saya untuk berkreasi, mencari korelasi, analisa, dan melaporkan hasil pandangan mata. Tapi di EY, saya lebih banyak memforsir fisik karena memang kita harus gerak terus, fixed ini itu, troubleshooting, sambil menyelesaikan proyek migrasi tersebut. Bahkan saya hampir tidak sempat membuka laptop sendiri untuk sekadar cek email dan mengikuti internal training dari HR.

Ya, tanpa kubikel, tanpa line telepon.

Disini setiap saat saya bekerja. Waktu istirahat hanya ada pada pukul 12.00 – 13.00, selebihnya ya berkutat dengan semua hal pada ruangan tersebut. Mungkin di Yahoo! saya masih punya waktu untuk diam, berfikir akan banyak hal selain kerjaan, sekadar untuk merefresh otak. Saat itu saya masih punya waktu untuk sekadar haha hihi, browsing (nyari insight), buka twitter (cek trend), dll.

EY1

Ya, setiap pekerjaan dan tempat bekerja pasti punya gaya masing-masing yang harus bisa kita pelajari untuk kemudian adaptasi. Banyak hal lain yang juga saya pelajari. Terutama memberikan pelayanan bagi orang lain ternyata banyak ujian dan tantangannya.
Saya bersyukur bisa merasakan bekerja disini. Ketahanan fisik, otak dan mental diuji.
Mungkin seperti inilah “bekerja” yang sebenarnya..

Masih ada 2 minggu lagi.
Mari berikan pelayanan terbaik buat Ernst & Young.

2 comments

  1. bakal banyak ngerti pe kalo di support, dari ngerti gimana arsitektur sistem korporat, sampe ngerti gimana nyenengin user hahaha

    support ngga hanya troubleshoot hardware doang, brainware juga pe

    :)

    1. Lho do sekarang di Adskom? gak jauh-jauh yah hahaha. Thanks banget do komennya, gue bener-bener ngecompare dan ngikutin cara kerja lo dulu waktu di Yahoo! gimana. Sorry banget dulu gue suka nyusahin.. sekarang gue ngerti rasanya.. :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *